Sebagai penggemar musik, saya memiliki dua buah piringan hitam (longplay) lagu-lagu Banjar (Kalimantan) masing-masing dari Orkes Taboneo dan Orkes Rindang Banua yang dirilis pada awal tahun 1960-an. Bagi anda yang telah berusia di atas 50 tahun, yang juga penggemar musik, tentu punya nostalgia dengan beberapa lagu Banjar tersebut, dan kemungkinan hati anda tergetar juga mengingatnya dan merasakannya. Di dalam album-album atau piringan hitam produksi Lokananta tersebut antara lain terdapat dua buah lagu yang cukup terkenal di Indonesia pada masa itu karena merupakan versi aslinya yaitu lagu "Ampar Ampar Pisang" oleh Orkes Taboneo dan "Paris Barantai" oleh Orkes Rindang Banua. Kedua lagu itu terkenal karena pada masa itu sering diperdengarkan oleh stasiun-stasiun Radio Republik Indonesia (RRI) di seluruh Indonesia bahkan sering pula diiperdengarkan dalam siaran Radio Australia (penyiar kang Ebet Kadarusman). Sebagian besar lagu Banjar pada era 60-an tersebut ber-genre irama latin (combo), ada irama combo jazz, dan irama Melayu Banjar. Ada 8 buah lagu dalam album Orkes Taboneo yaitu lagu Ampar Ampar Pisang, Bulihi, Harap Harapan, Buntju Ampat, Manuntut Djandji, Rambang, Danding, dan Siapa Ampun Larangan, sedangkan dalam album Orkes Rindang Banua terdapat juga 8 buah lagu masing-masing Paris Barantai, Kasih Putus Di Luhuk Badangsanak, Amas Mirah, I-Lailang, Gomba Satria, Kapal Api Gandengan Dua, Nasib Tambangan, dan Pandanarum. Longplay tersebut merupakan koleksi pribadi yang dapat saya katakan saat ini sudah langka dan menjadi barang antik, tetapi saya ingin melestarikannya di site ini, dengan harapan dapat berbagi nostalgia (kaganangan maupun karindangan) bagi rekan-rekan semua, khususnya bubuhan, kulaan yang berbahasa Banjar di mana saja berada. Sepengetahuan saya bahasa Banjar selain menyebar di pulau Kalimantan (Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah) yang menggunakannya sebagai bahasa pergaulan atau bahasa pengantar sehari-hari, banyak juga yang menggunakannya di "Kampung Banjar" di pulau Sumatera (terutama di Tembilahan, Provinsi Riau) hingga di "Kampung Banjar" di Malaysia dan Brunei Darussalam. Tutur bahasa Banjar mudah dipahami dan digunakan karena struktur bahasa dan kosakata-nya banyak persamaan dengan bahasa Indonesia / Melayu / Dayak / Jawa / Sunda. Semua lagu daerah BANJAR yang ada di dalam site saya ini, termasuk pula lagu-lagu nasional INDONESIA jadul (jaman dulu) era sebelum tahun 1967 yang banyak sekali saya upload, apabila Anda download, saya minta agar tidak digandakan, diperbanyak, dikomersialkan, atau disebarluaskan untuk keperluan lain, karena lagu-lagu tersebut asli dari saya yang saya proses sendiri dari bentuk analog (piringan hitam) menjadi bentuk digital (mp3) dan saya berikan khusus hanya untuk koleksi pribadi Anda saja. Harap maklum dan mudah-mudahan niat baik saya ini mendapat sambutan yang hangat dari rekan-rekan semuanya, bubuhan, dan kulaan sabarataan.... Saya mohon kesediaannya juga, kiranya dapat berkenan mengisi Buku Tamu yang tersedia di bawah ini sebagai tanda perkenalan kita dan sebagai kenangan buat saya, bersedia ya ? ..... H. Nurdin A. Pris bubuhan SAMARINDA bagana di JAKARTA SELATAN Lirik Lagu Daerah Banjar " AMPAR AMPAR PISANG Penyanyi : Baturai Nyanyi, 1962 Pencipta (Aransir Lagu): (A. Zaini), 1962 Ampar ampar pisang,pisangku balum masak Mas'k sabigi dihurung bari-bari Mas'k sabigi dihurung bari-bari Manggalepak manggalepok, patah kayu bengkok Bengkok dimakan api, apinya cancurupan Bengkok dimakan api, apinya cancurupan Jari kaki sintak, dahuluakan masak Jari kaki sintak, dahuluakan masak Ampar ampar pisang, pisangku balum masak Mas'k sabigi dihurung bari-bari Mas'k sabigi dihurung bari-bari Manggalepak manggalepok, patah kayu bengkok Tanduk sapi tanduk sapi kulibir bawang Tanduk sapi tanduk sapi kulibir bawang Nang mana batis kutung dikitip bidawang Nang mana batis kutung dikitip bidawang ![]() lagu banjar ..... asyiiik lah .....(klik tombol play lagu AMPAR AMPAR PISANG yang terdapat di bawah ini) ... Lirik Lagu Daerah Banjar " PARIS BARANTAI " Penyanyi : A. Ardiansjah, 1962 Pencipta : A. Ardiansjah, 1962 Intro : .....Wayah pang sudah .....Hari baganti musim ..... Wayah pang sudah ..... Kotabaru gunungnya bamega Bamega (ombak manampur di sala karang 3 x) Batamu lawanlah adinda Adinda (iman di dada rasa malayang 3 x) Pisang silat tanamlah babaris Babaris (tabang pang bamban dihalangakan 3 x) Bahalat gununglah babaris Babaris (hati ku dandam kusalangakan 3 x) Burung binti batiti lah batang Batang buluh (si batang buluh kuning manggading 3 x) Malam tadi bamimpilah datang Rasa datang (rasa bapaluk lawan si ading 4 x) ------------------------------------------------------------------------------------ ![]() Lagu Banjar Nostalgia
KOLEKSI LAGU NOSTALGIA INDONESIA TERPOPULER ERA SEBELUM 1967Berikut ini adalah daftar koleksi lagu nostalgia Indonesia terpopuler sebelum tahun 1967 jang sudah saja upload dan pernah ditampilkan dalam site ini, kemudian saja hide kembali, selandjutnya akan saja unhide apabila ada permintaan chusus dari anda... more
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||


